Rabu, 27 April 2011

Kenapa Harus Ibu Kartini?

(Oke, ini tugas naskah pidato public speaking gw, karena gw pikir hasilnya lumayan, akhirnya gw memutuskan untuk posting di blog. Enjoy guys!)

Ibu kita kartini, putri sejati, putri indonesia, harum namanya (song). Anda semua pasti tahu dan kenal betul dengan lagu yang saya nyanyikan barusan. Ya, itu tadi adalah sebuah lirik lagu yang didedikasikan untuk ibu pelopor emansipasi wanita indonesia kita, Raden Ajeng Kartini. Tapi tahukah anda sejarah mengenai Raden Ajeng Kartini ini? Bagaimana usaha dan kerja keras beliau untuk meningkatkan derajat wanita indonesia? Hhhmm, terus terang saya kurang yakin, karena itu dalam kesempatan kali ini saya akan menceritakan kembali sejarah singkat mengenai ibu kartini ini.
RA kartini  lahir di jepara, Jawa Tengah pada 21 April 1879. Di massa hidupnya, beliau sering mempelajari budaya-budaya wanita eropa dengan aktif membaca dan mempelajari berbagai artikel mengenai budaya wanita eropa. Beliau juga aktif menjalin relasi dengan teman korespondensi belandanya dengan cara mencurahkan isi pikirannya di dalam surat dan mengirim ke teman-teman korespondensinya. Sayangnya hidup katini tidak lama. Beliau wafat di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun. Setelah Kartini wafat, Mr. J.H. Abendanon mengumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada teman-temannya di Eropa. Abendanon saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda. Buku itu diberi judul Door Duisternis tot Licht yang arti harfiahnya Dari Kegelapan Menuju Cahaya. Selanjutnya, Balai Pustaka menerbitkannya dalam bahasa Melayu dengan judul yang diterjemahkan menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang yang kita kenal hingga sekarang. Tidak hanya sebuah buku, kerja keras dan pemikiran yang tergambar di dalam surat-surat kartini juga berhasil menghasilkan sebuah sekolah wanita yang kemudian diberi nama sekolah kartini.
Jadi sekarang kita sudah sedikit tahu, dari hasil buah pemikiran kartini yang dituangkan ke dalam surat-surat dan kemudian di kirimkan kepada teman-teman korespondensinya, muncullah sebuah buku yang berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang” & “Sekolah Kartini” yang dianggap sebagai inspirasi kebangkitan wanita indonesia yang status sosialnya sempat terpuruk dalam waktu yang cukup lama. Dan jadilah RA Kartini sebagai pelopor emansipasi wanita sekaligus pahlawan bangsa Indonesia. Pertanyaannya adalah, kenapa seorang wanita yang “hanya” menulis ide dan pemikirannya di surat kemudian bisa dinobatkan sebagai pelopor emansipasi wanita sekaligus pahlawan bangsa Indonesia? Padahal masih banyak pahlawan wanita kita lainnya seperti cut nyak dien, cut nyak meutia ataupun Martha Christina Tiahahu yang bahkan ikut angkat senjata mendampingi pria-pria perkasa untuk melawan belanda.
Sebelumnya saya minta maaf kepada kalian yang merupakan fans kartini sejati, saya disini  sama sekali tidak mencoba untuk meragukan integritas seorang RA kartini. Namun saya hanya mencoba untuk mengajak diri saya dan anda semua untuk berpikir kritis dengan membandingkan perjuangan kartini dengan pahlawan-pahlawan wanita indonesia lainnya. Tapi jangan khawatir, saya akan mencoba menjawab pertanyaan kritis saya dengan jawaban yang kritis pula.
RA Kartini memang tidak pernah mengangkat senjata untuk melawan penjajah belanda seperti para pahlawan wanita lainnya. Namun coba pikir lagi, apalah artinya ikut berperang dan berhasil menumbangkan banyak lawan jika tidak bisa membuat kondisi kita sendiri menjadi bangkit? RA Kartini berbeda dari pahlawan lainnya. She is a unique hero. Pahlawan lain mengangkat derajat dan martabat bangsa indonesia dengan berperang mengalahkan penjajah. Namun kartini mengangkat derajat dan martabat bangsa indonesia, dengan meninggikan kualitas bangsa indonesia itu sendiri. Karena itulah saya pikir seorang RA Kartini pantas dijadikan sebagai pelopor emansipasi wanita sekaligus pahlawan bangsa. Terkadang, tidak harus selalu berperang dan bersimbah darah untuk menjadi pahlawan kan? Dengan ide, gagasan atau apapun itu, selama yang dihasilkan orang itu dapat membangkitkan dan mengharumkan nama bangsa, tentu saja patut disebut sebagai pahlawan.

Senin, 25 April 2011

Argumentative Paragraph: Wearing School Uniform, Why Not?



            Almost every school especially in indonesia has their own uniform. This year, our campus Institut Manajemen Telkom is trying to make a rule for their student to  wear uniform. Pro & contra appear about this rule. Many student disagree but still there are some who agree. So, how about me? Yes, I am the one who totally agree with this rule. Although have some negative effect to my own self, like I can not make my self cool with my own style, wearing school uniform have many positive effect in general. First, it can erase social envy. We wear the same clothes, so there are no differences beetwen the rich and the poor. Not only can erase social envy, but wearing uniform also can continue our campus tradition. For many years, we know that two other institutions in YPT, Institut Teknologi Telkom & Politeknik Telkom always wear their own uniform. So why dont we? The final reason is because the uniform is like a symbol or a sign for a student. By wearing uniform, all people would  know what school we come from. So it will be better to take care your attitude when we are wearing a uniform. In conclusion, although have some negative effects in personal, wearing school uniform has many positive effects in general.



Selasa, 19 April 2011

Argumentative Paragraph: Education for Woman is Wasting Time



Before independent day, there is an argument claimed that education for woman is wasting time. Time is running out, 65 five years goes bye after independent day, but nothing changing. Still there are many people judge that the woman is stupid and education will have no influence for them at all. This is nonsense. Nobody is stupid. By working hard, anyone, without see about gender or IQ can achieve anything. It is proved. Nowadays, many women becoming successful person and being important figure in their own country and all over the world. Judging that education for woman is wasting time is also against with human rights. We are Indonesia, a country who always put number one attention about human rights. Everyone have to get their rights since they were born here, without see about gender or anything. And education, is one of the most important things must got by every person according to their human rights.

Rabu, 02 Maret 2011

Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari


Ini sebenernyya cuma tugas filsafat, tapi karena setelah gw pikir-pikir keren juga, jadi gw posting aja dah ke blog.



Guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Sebuah peribahasa yang sudah sering kita dengar selama ini. Namun alangkah baiknya jika peribahasa ini tidak hanya kita dengar, tetapi juga kita pelajari. Ya, terutama bagi para guru. Banyak orang yang bilang bahwa guru itu adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Seorang guru selalu bekerja tanpa pamrih untuk membuat murid-muridnya menjadi pintar dan terdidik. Tapi dapat kita lihat kenyataanya sekarang bahwa gambaran seorang guru sebagai “pahlawan” tersebut sudah sangat jarang ditemukan. Alih-alih membuat murid-muridnya menjadi seseorang yang terdidik, banyak guru yang justru harus dididik. Mulai dari kemampuan mereka untuk mengajar, hingga kelakuan dan tingkah laku mereka yang benar-benar tidak pantas untuk dijadikan panutan oleh para siswa.
Masalah yang paling mendasar adalah bahwa banyak guru yang tidak memiliki kemampuan untuk mengajar. Bayangkan saja, seorang “pengajar” tetapi tidak bisa “mengajar”. Bahkan banyak guru yang tidak benar-benar menguasai apa yang mereka ajarkan. Sebagai akibatnya mereka menjelaskan kepada murid-muridnya sambil membaca buku/materi tertentu yang jelas akan membuat proses pembelajaran menjadi tidak efektif.
Masalah-masalah lain tentang guru yang tidak kalah pelik adalah mengenai kelakuan dan tingkah laku para guru tersebut. Kelakuan yang sungguh tidak pantas untuk ditiru dan dijadikan panutan oleh para muridnya. Yang pertama adalah banyaknya guru yang merokok di lingkungan sekolah, bahkan dikelas-kelas ketika mereka mengajar. Selain itu banyak pula guru-guru yang malas. Hal ini biasanya terjadi kepada guru PNS (Pegawai Negeri Sippil) karena mereka selalu mendapatkan gaji tetap dari pemerintah setiap bulannya tak perduli apapun kontribusi mereka terhadap sekolahnya. Banyak guru-guru yang datang kesekolah atau kekelas, ada juga guru yang selalu dating, tapi dia tidak pernah menjelaskan materi, melainkan hanya memberikan tugas-tugas yang sangat banyak kepada murid-muridnya.
Sifat guru yang tidak pantas ditiru lainnya adalah merokok di lingkungan sekolah. Kita tahu bahwa murid-murid dilarang untuk merokok, Tetapi para guru dengan seenaknya memberikan contoh kepada murid-muridnya Lebih parah lagi, diantara sebagian guru yang merokok itu ada yang merokok di kelas sembari memberikan materi pelajaran. Tentu saja itu akan membuat proses pembelajaran terganggu dan tidak efektif.
Ternyata di jaman edan sekarang ini tidak hanya pejabat-pejabat tinggi yang bisa korupsi. Tapi para guru yang notabene pahlawan tanpa tanda jasa pun ikut-ikutan korupsi. Namun kalau pejabat memakan uang rakyat, guru memakan uang murid. Contoh kasus kecilnya adalah ketika guru memberikan beberapa lembar kertas fotokopian kepada muridnya, mereka menggandakan harganya menjadi berkali-kali lipat. Tidak hanya itu, mereka juga sering menaikkan uang LKS dan sebagainya. Dan inilah contoh kasus yang paling parah. Biasanya, pada akhir semester banyak murid terkena remedial karena nilainya tidak mencukupi. Namun banyak guru yang tidak memberikan remedial berupa “soal” kepada muridnya, melainkan berupa “barang”. Ya, barang seperti buku hingga alat-alat elektronik kecil seperti flashdisk, mixer dsb yang tentu saja tidak ada hubungannya sama sekali terhadap pelajaran.
Saya pikir, semua ini bisa terjadi karena tidak adanya aturan yang benar-benar tegas terhadap guru. Selama ini peraturan hanya identik dengan siswa. Selain itu, tidak adanya pengawasan dari siapapun juga sering membuat mereka berbuat semaunya. Terkadang, kepala sekolah yang seharusnya menjadi pengawas yang baikpun ikut larut dalam ketidakperdulian terhadap sikap para guru tersebut.
Seharusnya pemerintah membuat peraturan-peraturan yang disiplin terhadap para guru. Jika perlu, sebaiknya diberikan reward danpunishment agar kinerja guru juga semakin baik. Selain itu pemerintah juga sebaiknya membentuk badan/ lembaga yang bertugas untuk mengawasi para guru. Jadi disetiap sekolah ditugaskan beberapa orang untuk mengawasi kinerja guru menjadi lebih baik. Sertifikasi guru juga harus diperbaiki dan disusun ulang oleh pemerintah karena hal itu hanya mementingkan berkas-berkas dan kesenioritasan guru sehingga kemampuan mengajar guru menjadi tidak berkembang. Tidak hanya pemerintah, tetapi murid-murid juga punya peranan penting dalam mengatasi hal ini. Kita tahu selama ini murid-murid selalu beranggapan bahwa guru selalu benar, dan kalaupun salah mereka tidak pernah / tidak berani menegur guru itu secara langsung. Hal seperti itulah yang harusnya dirubah mulai dari sekarang. Para murid berhak menegur gurunya jika memang gurunya salah. Murid-murid tidak boleh beranggapan bahwa guru itu selalu benar karena guru itu adalah ,manusia dan pastinya mempunyai kesalahan juga.
Guru itu adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Guru dapat membuat murid-muridnya pintar. Membuat murid-muridnya menjadi dokter, mentri bahkan presiden. Guru itu adalah sebuah “panutan dan “contoh” bagi murid-muridnya. Ibarat peribahasa guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Jjika guru-guru berkelakuan buruk, sudah jelas kelakuan murinya akan lebih buruk lagi. Sebaliknya jika guru berkelakuan baik, sudah jelas murid-muridnya akan berkelakuan baik pula. Oleh karena itu kita harus mengembalikan citra guru di indonesia yang harum bak pahlawan seperti semula. Jika para guru sudah menjadi baik, maka murid-muridpun akan menjadi baik pula dan jika para tunas harapan bangsa kita tersebut sudah menjadi baik, maka kelak bangsa ini akan menjadi bangsa yan baik, amin.

Senin, 21 Februari 2011

Krisis Etika dan Budaya


Belum lama kita menghadapi masalah yang cukup menghebohkan lantaran budaya tradisional negeri kita tercinta ini dianggap telah dicuri oleh salah satu negeri tetangga. Semisal batik, angklung hingga lagu-lagu rakyat. Pencurian budaya tradisional itu menimbulkan amarah rakyat Indonesia yang tidak rela budaya mereka diakui sebagai milik negara lain.
Namun permasalahan itu juga membuat kita tersentak bahwa selama ini ternyata kita telah mengabaikan budaya tradisional sendiri sehingga kecolongan oleh bangsa lain yang lebih pandai memanfaatkannya untuk kepentingan mereka. Apakah kita memang patut dipersalahkan karena ternyata gagal memelindungi budaya bangsa sendiri? Sebenarnya tidak mudah menjawab pertanyaan itu.
Sebab kehidupan manusia sendiri tidak pernah statis dan pada seiring waktu akan selalu mengalami perubahan sosial termasuk pula budaya yang menurut Selo Soemardjan dan Soleiman Soemardi dari FISIP-UI adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Sehingga mau tidak mau kita akan mengalami perubahan dari budaya lama menjadi budaya baru yang mungkin sebagian atau seluruhnya berbeda dari sebelumnya.
Jika pada zaman dahulu perubahan budaya biasanya terjadi dalam waktu lama dan gradual, namun pada zaman yang kian modern berkat kemajuan teknologi dan juga globalisasi dalam segala aspek kehidupan manusia di bumi ini sehingga perubahan budaya terjadi cukup cepat dan tidak jarang radikal. Tidak heran jika di Indonesia pun terjadi kegamangan budaya karena intervensi budaya modern dari luar yang semakin gencar saja.
Selain itu, generasi muda kita sebagai produk modernisme semakin kurang tertarik terhadap hal-hal yang berbau tradisi karena dianggap kuno, ketinggalan zaman dan hanya milik generasi tua belaka. Menghadapi keadaan itu, pemerintah dan segenap kelompok masyarakat yang peduli sebenarnya tidak tinggal diam. Karena bagaimanapun budaya tradisional patut dilindungi dan dilestarikan.
 Apalagi jika menurut Drs. Tashadi, peneliti Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta bahwa dalam budaya tradisional terkandung nilai-nilai luhur pembentuk jati diri bangsa. Ketika nilai-nilai ini hilang dan tidak lagi dimengerti oleh generasi muda maka mereka hanya akan memiliki nilai-nilai global, dan hilanglah jati diri bangsa Indonesia ini. Masalahnya upaya-upaya pemeliharaan dan pelestarian budaya tradisional sampai saat ini tidak begitu mudah dilakukan di tengah serbuan budaya modern dari luar.
Selain masalah internal seperti kurang ketertarikan masyarakat Indonesia terutama generasi mudanya dan upaya pelestarian yang belum terasa gaungnya, juga terjadi masalah eksternal. Seiring dengan perkembangan zaman modern produk budaya bukanlah milik kolektif seperti ketika masa agraris melainkan milik individualis atau sekelompok etnis. Oleh karena itu, segala produk budaya termasuk kesenian kontemporer maupun tradisional pun diberi cap milik individu atau sekelompok masyarakat, bahkan sebuah bangsa dan negara .
Nah, ketika masyarakat kita lalai memberi cap tersebut pada produk budaya sendiri, terjadilah pencurian budaya oleh bangsa lain yang kemudian diklaim sebagai produk budaya bangsa tersebut. Oleh karena itu, menurut Prof. Dr. Edi Sedyawati, mantan Dirjen Kebudayaan, harus ada perlindungan budaya yang lebih jelas maka diperlukan sebuah undang-undang yang khusus untuk perlindungan karya budaya tradisional. Keanekaragaman budaya Indonesia yang terdiri dari ribuan etnis itu harus bisa dipatenkan agar tidak dicuri oleh bangsa luar untuk kepentingan sendiri.
Di samping itu, walau tidak mudah upaya-upaya pelestarian budaya kita harus tetap gencar dilakukan dengan berbagai cara diantaranya adalah pementasan-pementasan seni budaya tradisional di berbagai pusat kebudayaan atau tempat umum yang dilakukan secara berkesinambungan. Upaya pelestarian itu akan berjalan sukses apabila didukung oleh berbagai pihak termasuk pemerintah dan adanya sosialisasi luas dari media massa termasuk televisi. Maka cepat atau lambat, budaya tradisional kembali akan bergairah
                Indosiar sebagai stasiun televisi yang peduli budaya tradisional sebenarnya telah lama melakukan upaya pelestarian tersebut, bahkan sejak awal Indosiar berdiri. Pemirsa setia Indosiar tentu masih ingat tayangan dini hari pada akhir pekan beberapa waktu lalu yang menyajikan wayang kulit, kesenian tradisional dari pesisir Jawa Tengah. Saat itu para penggemar wayang kulit yang tadinya sukar menyaksikan kesenian kesayangan mereka itu karena langkanya pementasan di berbagai tempat dan juga jauh dari tempat tinggal, akan mudah menikmatinya di layar kaca tanpa harus beranjak dari rumahnya.
                Saat itu, pencinta wayang kulit dapat menyaksikan bagaimana pertunjukan oleh dalang Ki Manteb Sudarsono yang terkenal sebagai dalang setan karena sabetannya. Selain itu, di layar kaca Indosiar pernah hadir beraneka ragam tayangan budaya tradisional lainnya seperti wayang golek dari Sunda yang dipertunjukkan oleh dalang Asep Sunandar Sunary dan kesenian ludruk modern Srimulat yang didukung oleh Basuki (alm), Timbul, Tessy, Asmuni (alm), Bendot (alm), Gogon, Kadir dan sebagainya
                Tidak hanya itu, Indosiar juga pernah secara rutin menayangkan kesenian ketoprak yang digarap oleh kelompok ketoprak Siswo Budoyo dari Tulungagung, Ketoprak Wahyu Budoyo dan Ketoprak Mataram dari Yogyakarta. Memang tayangan-tayangan kesenian tradisional di layar kaca Indosiar sempat absen beberapa waktu karena sesuatu hal, namun Indosiar tidak pernah lupa bahwa salah satu misinya adalah pelestarian budaya bangsa. Oleh karena itu, suatu saat Indosiar akan kembali menayangkan beraneka ragam tayangan budaya tradisional untuk pemirsa setianya. Semoga.

Jumat, 21 Januari 2011

Skrip Berita Bahasa Inggris



GOOD MORNING AUDIENCE/ HOW ARE YOU TODAY ?// IF YOU ARE A STUDENT OF IMTELKOM/ JUST KEEP YOUR EYES ON THIS PROGRAM AND DON’T GO ANYWHERE/ BECAUSE YOU CAN GET ANY UPDATE INFORMATION ABOUT IMTELKOM IN THIS PROGRAM/ I AM IHSANUDDIN AND THIS IS IMTELKOMNEWS//

OUR NEWS TODAY IS ABOUT CAMPUS MOVEMENT TO DAYEUHKOLOT// I THINK ALL OF YOU ALWAYS WAIT AND LOOKING FOR ANY UPDATE INFORMATION ABOUT THIS ISSUE/ BECAUSE THIS IS ABOUT YOUR FUTURE/ RIGHT?// AND NOW I WILL GIVE YOU SOME IMPORTANT INFORMATION ABOUT THIS// A FEW MONTH AGO/ WE KNOW THAT THE INSTITUTION GIVES US INFORMATION THAT FABK FACULTY DEFINITELY WILL BE MOVED TO DAYEUHKOLOT/ BECAUSE THE BUILDING OF FABK FACULTY IS JUST A RENT AND ITS CONTRACT WILL BE OVER THIS YEAR// AND WE GET IMPORTANT INFORMATION AGAIN NOW// YOU ARE FMDK STUDENTS?// WATCH THIS!// I DON’T KNOW WHETHER YOU WILL BE GLAD OR SAD TO HERE THIS/ BUT ON LAST MONDAY MR// ASEP/ OUR HEAD OF UNIVERSITY SAID THAT NOT ONLY FABK FACULTY WHICH WILL BE MOVED TO DAYEUHKOLOT IN THIS YEAR/ BUT FMDK FACULTY ALSO WILL BE MOVED TOO// SO/ IF YOU ARE A STUDENT OF FMDK FACULTY/ DO NOT LENGTHEN YOUR OLD BOARD/ AND YOU WILL HAVE TO LOOKING FOR A NEW BOARD AT DAYEUHKOLOT AS SOON AS POSSIBLE/ OR YOU WILL BE LOST A GREAT PLACE ON THERE/ BECAUSE I PREDICT THAT THE STUDENTS ON THERE WILL BE OVERCAPACITY AND IT WILL BE VERY HARD TO FIND A GREAT BOARD// AND HOW ABOUT FBTM FACULTY?// THERE ARE NO DECISION YET / BUT IT SEEMS LIKE IT WILL NOT HAPPEN IN THIS YEAR/ SO JUST CALM DOWN//

OKAY/ THAT’S OUR NEWS TODAY/ I HOPE IT WILL BE USEFUL FOR YOU// AND I WOULD LIKE TO INFORM THAT YOU CAN WATCH THIS PROGRAM EVERYDAY AT THE SAME TIME AND THE SAME CHANNEL// I AM IHSANUDDIN AND ALL CREW JUST WANT TO SAY THANKS A LOT FOR YOUR ATTENTION/ GOOD MORNING AND SEE YOU AGAIN TOMORROW//

Rabu, 19 Mei 2010

Mau Sukses? Enjoy Aja



Katanya jadi orang sukses sekarang emang sulit
Persaingan buat nyari kerjaan tambah sengit
Mau kuliah dimana mana harus pake duit
Apalagi kalo lu kuliahnya ditempat elit

Jadinya gw disuruh bokap nyokap belajar yang rajin
Katanya hidup jangan maen maen harus diseriusin
Gw disuruh masuk IPA biar masa depan terjamin
Disuruh banyak belajar dan doa biar cita cita dikabulin

Ya tapi kalo gw pikir pikir sih masa bodo amat
Lagian belum tentu gw bisa jadi orang yang sukses berat
Justru bias aja gw jadi seorang keparat
Atau seorang penjahat yang ditangkep aparat

Heh,Lagian kalo lu udah sukses belum tentu lu bisa bilang yes
Malah yang ada lu bisa aja tambah stress
Liat tuh DPR yang bikin uang Negara jadi kempes
Di dunia emang sukses tapi di akhirat dia bakalan melenyes

Reff         :               Hidup di dunia gak harus jadi orang sukses
                                Yang penting lo nggak jadi stress
                                Hidup di dunia gak harus jadi orang kaya
                                Yang penting lo bahagia dan masuk surga

Liat tuh si lola yang kerjanya les sini sana
Padahal tujuannya Cuma pengen sukses aja
La?Ngapain sih lo sekolah rajin rajin segala
Kalo gw kaya gitu sih lama lama bisa gila

Mendingan lu contoh nih gaya hidup gw
Tiap guru ngoceh gw baca komik / maen HP
Tapi klo ulangan seringnya sih dapet gede
Itu jelas karma gw jago ngepe

Contoh aja vokalis kangen band yang pernah dipenjara
Jadi narapidana karma ketawan bawa ganja
Tapi sekarang kok bisa ya jadi artis ternama?
So,sekolah yang rajin gak menjamin kesuksesan anda

Coba deh sekarang kamorang liat aja diri gw
Sekolah gak bener pacaran mulu kerjaannya
Banyak banget yang nanya”Can lo itu mw jd apa?
Tapi gak usah diambil pusing gw tetep enjoy aja

Nah,sekarang apalagi coba yang harus dipusingin?
Hidup Cuma sekali jadi harus diasikin
Masa indah remaja jangan disia siain
Biarin aja kehidupan lo berjalan seperti angin

Sabtu, 20 Maret 2010

SELAMAT MENGHADAPI UJIAN NASIONAL TANPA BELAJAR

Senin 22 maret 2010
Hari yg membuat anak SMA kelas tiga pada ngeluh
Detak jantung mereka pastinya dag dig dug melulu
Dan sebelum pengumuman perasaan itu takan bisa luluh

Ujian Nasional ! Faktor yang ngebuat sistem pendidikan Indonesia jadi gagal
Cuma buat para pemuda-pemudi kita miskin skill dan mental
Lebih parahnya lagi bisa membuat dekadensi moral
Dan ini adalah kesalahan pemerintah yang sangat fatal

Selama tiga tahun sekolah dan belajar dg susah payah
Masa cuma ditentukan dalam waktu enam hari aja ?
Kalo begini murid pintar dan rajinpun jadi tidak berdaya
Sebaliknya murid malas dan nakal bisa lulus dg mudahnya

Jadi ini sih namanya bukan ujian tapi hoki-hokian
Kenapa lulus-lulusannya gak sekalian aja pake undian ?
Liat tuh pelajar-pelajar pada stress dan frustasi, kan kasian
Eh yg buat peraturan cuma santai-santai di gedung pemerintahan

Tahun depan sih katanya ujian nasional akan ditiadakan
Jadi apa kita selama ini hanya jd bahan percobaan sistem pendidikan ?
Lagian udah telat juga sih karena terlanjur makan banyak korban
Mulai dari pelajar yang stress, bunuh diri dan juga kesurupan

So, gw mau nyoba ngebantu lo semua di lagu ini
Ngasih lo semangat buat bertempur dg UN yang kaya tai
Tips dan Trick yang asik tentunya juga bakal gw kasih
Tapi tetep harus inget kalo resikonya ditanggung sendiri

This is the first thing that you have to know
Ujian nasional itu bukan sesuatu yang wow
Buktinya gw aja bisa lulus walau dg IQ yang low
Belajar juga gw jarang jarang, just slow

Hal yang terpenting lo punya siasat dan strategi
Jangan pelit, kalo udah ada jawaban bagi bagi
Terus mental juga harus lo asah dan naikin lagi
Supaya ntar pas ngadepin ujian gak pake grogi

Kalo masalah kunci jawaban sih gw rasa semua aman
Terkadang guru yang nyebelinpun ntar kasih bantuan
Walau enggakpun masih bisa beli jawaban sokong-sokongan
Ayo ramean bersama teman kumpulkan duit ceban ceban

Bahkan bocoran dari sms berantai terkadang bisa digunakan
Tapi inget cek dulu apakah kunci jawabannya dapat dibenarkan
Biasanya sih dengan bocoran bocoran itu 70 % sudah ditangan
So, you do not have something to worries, just slow down gan

Malem sebelum ujian cepet tidur supaya gak kesiangan
Gak perlu belajar lagi karena besoknya juga dapet jawaban
Siapkan alat tulis dan nomor ujian biar gak ketinggalan
Hape jangan lupa dicas full biar besoknya siap sms-an

Pagi sebelum berangkat jangan lupa sarapan
Minta doa restu sama orang tua supaya dimudahkan
Buat yang bawa kendaraan jangan kebut-kebutan
Dan begitu sampe sekolah langsung cocokin jawaban

Yah , itu dia tips dan trick dari gw sebagai gambar
Gambaran ujian nasional yg harusnya udah jauh jauh di lempar
Sebagai penutup gw mau ngucapin sesuatu sama lo wahai pelajar
SELAMAT MENGHADAPI UJIAN NASIONAL TANPA BELAJAR






Jumat, 19 Februari 2010

Realita Anak Remaja


Dunia zaman sekarang emang edan
Anak sekolah udah pada gila gilaan
Tiap malem minggu kumpul kumpul barengan
Terus nonton panduan masa depan sambil mabok mabokan

Mulai dari SD,SMP sampe SMA
Kalo ditanya soal sex pasti bisa jawabnya
Karna sehari hari udah nonton panduannya
Malah yang melakuin prakteknya juga ada

Contohnya tuh si riko yang hampir kena kepret
Sama bokap nyokap karna ketawan ngebokep
Terus ngebokepnya sambil ngeluarin cairan lengket
Sampe sampe tuh cairan ngebasahin karpet

Seiring ku tumbuh dewasa
Ku sering bertanya tanya
Dan ingin tau semuanya
Gimana ya rasanya?

Megang dan ngeraba payudara?
Bentuk kelamin wanita?
Huh bikin penasaran aja
Gimana ya cara ngedapetinnya?!


Tengah malem cabut ke saburai nyari jobong
Niatnya sih dingin dingin pada pingin nyewong
Gak taunya malah ketenmu sama bencong
Heh bencong !lu sangka gw lekong

Gw ngocok bayangin cewek yang tampangnya manis
Pas keluar kok tinggal dikit kaya udah mau abis
Waktu periksa ke dokter katanya gw kena spilis
Langsung aja gw teriak dengan histeris

Nah kalo kawan gw beda ceritanya
Pas dia pipis perih rasanya
Entah emang ia or cuman perasaan aja
Tapi nyatanya dia kena gigitan rajasinga

Makanya donk bertaubatlah secepatnya
Daripada lu ngalamin hal yang serupa
Ya kalo lu engas kan cukup coli aja
Daripada kena spilis aids or rajasinga!Wah bisa gawat jadinya